Langsung ke konten utama

Hati yang Ridho

Ini cerita tentang seorang mahasiswa, ketika dalam masa-masa memperjuangkan kelulusan. Ia terlambat menyadari bahwa ternyata penelitian yang akan ia lakukan membutuhkan biaya yang lumayan banyak. Kesalahan pertama, ia tak lebih dulu mencari tau biaya yang akan diperlukan dan langsung saja mengajukan judul kepada sekretaris departemen. Qadarullah, judul langsung di ACC. Hanya satu kali proses pengajuan.Urusan pengajuan judul ini begitu mudah. Allah Maha Memudahkan.
Beberapa hari setelah pengajuan judul, barulah ia menyadari terkait biaya penelitian itu. Seketika pikirannya kacau. Ia khawatir akan menjadi beban untuk orang tuanya. Memutar balik otak untuk mencari solusi paling baik. Apakah dilanjutkan saja? Ataukah judulnya diganti saja? Hitungan minggu berlalu, mahasiswa itu masih tak menemukan judul baru. Akhirnya, ketika liburan semester ia menyampaikan masalah itu pada keluarganya. Segala sesuatu yang ia khawatirkan sama sekali tak terjadi.
“Gapapa nak, lanjut aja, nanti kalau nyari-nyari judul lagi takutnya malah jadi lama” seperti itu kira-kira jawaban ibunya.
“Iya gapapa, nanti abang bantu” tambah abangnya..
Seketika beban pundaknya terjun begitu saja. Allah Maha Memudahkan.

Beberapa bulan setelah itu, setelah melalui proses magang, dan bimbingan proposal, mahasiswa itu maju untuk seminar proposal.
Alhamdulillah, dosen penguji bersepakat mengubah metode penelitian dengan mengurangi titik pengambilan sampel untuk mengurangi biaya penelitian,padahal tak sedikitpun mahasiswa itu menyinggung tentang biaya penelitian. Allahu Akbar, betapa Maha Baiknya Allah. Pada saat itu ia telah pasrah saja, dan Allah memudahkan. Sehingga biaya penelitian berkurang setengahnya. Allah Maha Memudahkan.

Masih banyak lagi peristiwa-peristiwa pada masa memperjuangkan kelulusan, yang benar-benar diluar jangkauannya, terkait kemudahan dan pertolongan Allah yang selalu Allah selipkan.. Setelah air mata kesedihan dan kekhawatiran, selalu ada senyuman kebahagiaan.
Maka saat ini pun begitu, jika kita sedang mengahadapi suatu masalah, yakin saja, terus saja berusaha, terus saja bersabar, terus saja berdoa, dan tenang saja. Suatu hari, segala masalah ini akan teratasi. Yakin saja, dengan sebaik-baik keyakinan, bahwa Allah akan memudahkan. Mungkin hari ini bukanlah saatnya, tapi suatu hari nanti masalah yang kita hadapi saat ini hanya akan menjadi sekedar memori. Yang menjadikan kita lebih kuat, yang menjadikan hati kita lebih lapang, yang membuat rasa syukur dalam benak kita semakin menghujam, dan yang membuat bangunan keimanan kita semakin kokoh menjulang.
Semua hal yang terjadi di hidup kita dalam skenario Allah.. Mainkan saja peran kita dengan baik. Dengan hati yang ridho, agar Allah juga ridho.
Maa syaa allaahu kaana wa maalam yasya’ lam yakun,

laahaula wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘adzim.


Dumai, 04 Dzulhijjah 1438 H

(Masih Tulisan Lama)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti adalah Konsekuensi Mencintai

sekilas kurasa 'ada'

"Kalau sudah besar, kamu mau jadi apa, nak?"