Azzam Jiwa Perih
sumber gambar: https://c1.staticflickr.com/5/4147/4957952259_3da7644cee_z.jpg Memoar berpendar bersama jingga senja yang perlahan memudar Jiwa itu senja.. Sejak kau terus berusaha menarik mentari yang bertengger disana Tak terang.. tak gelap.. Samar-samar dalam pengharapan yang hadirkan luka memar Awan di singgasana jenuh mendengar setiap keluh Langitpun mengaduh Ia harus bagaimana? Jika hanya mereka tempat berteduh Hampir kelam sudah... Jiwa senja akan menjadi malam Berilah rembulan.. Ia gamang dalam kegelapan Beri setitik saja penerangan dalam dingin yang menikam sampai ke tulang Mengapa kau tak mengenal kasihan!! Kau tau? Ia akan tetap bertahan, mengawang di atmosfer yang mengekang Keyakinan...keraguan..tak bisa dibedakan Kau dan hujan.. kau dan kehangatan.. atau kau dengan angin menyejukkan Kau tak akan temui tandingan. Logikamu tak akan pernah paham, sambaran gemuruh ia rasa menyenangkan Biar senja menjadi malam, ia tak bu...