Sajak terserak!
Hidupku adalah puisi.. Setiap baitnya kaulah yang menginspirasi untaian kata menjelma bayangmu yang tak terjamah retina kini ia menjadi kumpulan lembaran tak berarti tertata rapi di altar dalam ruang jiwamu yang sepi masih menanti... diiringan langkahmu, ialah sajak yang berkontribusi dalam setiap jejak meski kemudian terserak, terpijak, lalu terkoyak.. namun tak ia temukan rasa muak! Biarlah.. pengorbanan bukanlah untuk sebuah imbalan. Pengorbanan bukanlah jaminan terhindar dari pengabaian.. Aku hanyalah barisan kata, meski tak kau baca. mengabadikan kisahmu yang penuh warna hanya “mengabadikan” bukan ikut “berperan” aku hanyalah sajak yang terserak di laut rasa yang beriak