Alhamdulillah...


 Jadi ceritanya beberapa hari ini benar-benar full di kosan memulihkan badan sambil merenungkan banyak hal.


Allah, terimakasih sudah memberikan saya hadiah-hadiah terbaik tak terbayangkan beberapa bulan ini. Meskipun ibadah saya gak karuan.

Allah, terimakasih sudah mengirimkan orang-orang hebat dan baik. Orang-orang yang selalu menyayangi dan menuntun saya.. orang-orang yang perhatian dan sukarela memohonkan kebaikan untuk saya dalam doa-doa syahdunya. Meskipun saya orang yang aibnya kayak fenomena gunung es.

Allah, terimakasih sudah memberikan saya kekuatan untuk melewatkan banyak hal dan menyelipkan hikmah dibalik setiap kejadian di hidup saya. Meskipun saya banyakan ngeluh dan galaunya daripada ikhtiar dan tawakalnya.

Allah, terimakasih sudah menghujani saya dengan cinta dan kasih sayang. Meskipun hati saya suka muter-muter dan maju mundur cantik gak terkontrol. Semoga bagaimanapun bentuk muter-muter dan maju-mundurnya, tetap tidak keluar dari garis-garis jalan cinta-Mu.

Allah, terimakasih untuk segalanya. Alhamdulillah.

“.......Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhoi dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (Q.S An-Naml : 19)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti adalah Konsekuensi Mencintai

sekilas kurasa 'ada'

"Kalau sudah besar, kamu mau jadi apa, nak?"