Batas Pertemuan



Surat Kecil Untuk Adinda





Mungkin aku telah lupa masa awal pertemuan kita bermula

Namun yang ku tau saat ini ukhuwah kita telah terjalin dalam beberapa masa yang menurutku tak singkat

Untaian kata berisi nasihat dan do’a senantiasa bertautan dalam lisan dan hembusan nafas

Berusaha memahami keping-keping dihati kalian yang ku rajut dengan indah

Dan aku menganggap ukhuwah ini adalah anugrah terindah yang takkan terlupa. Kado dari Rabb kita

Allah Yang Maha Pemurah Sayang-Nya



Adinda, surat kecil ini khusus tertulis untuk kalian yang kucinta

Kalian yang mengisi gerbong-gerbong dakwah dengan kehadiran kalian di salah satunya

Kalian yang mengisi ruh dakwah dengan semangat di hati kalian

Kalian yang mengisi hari-hari kalian dengan ilmu penuh manfaat dunia akhirat

Tetaplah berada disisi-sisi kebaikan Islam..

Karena disana kalian akan menemui hakikat kehidupan

Dan lakukanlah semua itu dengan cinta yang hanya karena-Nya

Maka In Shaa Allah kalian akan mendapatkan tujuan hidup dan akhir yang membahagiakan



Adinda...

Ku yakin inilah jalan yang sudah tertuliskan di lauh mahfuzh jauh sebelum Adam dan Hawa dicipta...

Aku mencintai kalian hanya karena Allah di awal pertemuan kita

Dan ketika cinta di hati ini datang hanya karena-Nya...

Sunnatullah dalam suatu pertemuan terjadi

Perpisahan..

Ya.. Akupun harus ikhlas berpisah dengan kalian karena-Nya

Namun..ku yakin.. perpisahan kita hanyalah perpisahan sementara...

Karena perpisahan yang sebenarnya adalah ketika yang satu di Syurga dan yang lain di Neraka

Semoga kita bertemu di Syurga Yang Kekal  Abadi atas izin dan rahmat-Nya



Salam penuh cinta dari yang selalu merindukan kalian..

Wassalamu’alaykum

daaaan... tidak ada satu hal pun di dunia ini yang bisa kita miliki dengan abadi. Aku pun mencintaimu, kak. Entah mengapa kecintaan itu semakin menggebu setelah perpisahan di hari itu. Cukuplah, perpisahan yang mendadak ini membuat hati ngilu. Kenyataannya memang harus seperti itu. Ada pertemuan, ada perpisahan. Dan perpisahan adalah sebuah pembelajaran.. untuk belajar mengikhlaskan... untuk belajar menghargai sebuah pertemuan.

Semoga selalu dalam lindungan Allah, kak..
Tidak ada yang bisa memisahkan hati kan? Allah selalu memberikan media untuk mempertemukan hati-hati kita. melalui Do'a.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti adalah Konsekuensi Mencintai

sekilas kurasa 'ada'

"Kalau sudah besar, kamu mau jadi apa, nak?"