Perasaan Oh Perasaan~


"orang yang sering galau itu yang jauh sama Tuhannya cin..."

*Jleb..

kalimat itu tanpa sengaja terlontarkan kepada seorang teman yang sedang menumpahkan semua keluh kesah dan kegalauannya. Ntahlah, sepertinya kalimat itu justru akan lebih tepat jika diteriakkan dan ditekankan kepada relung hati ini. Atau ditulis besar-besar dan ditempelkan di dinding kamar, di depan pintu, di angkot, atau bahkan di setiap sisi jalan agar tak sedikitpun terlupakan.


Aahh...terkadang masalah perasaan perempuan ini memang membingungkan dan rumit sekali. Hari ini inginnya begini, esok atau lusa malah yang lain lagi. Pagi hari bahagia, siang bisa jadi malah bermuram durja..


“Wahai engkau perasaan, mengapa sulit sekali membuatmu bisa sejalan dengan pikiran. Andai bisa posisimu disandingkan setara dengan logika, pastilah terseimbangkan pembagian waktu itu. Misalnya, ada waktu untuk fokus kuliah, fokus ibadah, istirahat, dan ada pula waktu khusus untuk menyelesaikan konflikmu. Tapi bagaimanalah, kau selalu menyisipkan diri di sela-sela kesibukan yang harusnya kau tak hadir di dalamnya...”


Dan benarlah, kedekatan seorang hamba kepada Tuhannya sangat mempengaruhi bagaimana suasana hatinya. Dan benarlah, bahwa belakangan ini memang kuantitas dan kualitas kedekatan kepada Allah semakin berkurang saja. Untuk jiwa ini yang terlalu mudah terombang-ambing, untuk hati ini yang terlalu sering terpedaya akan hal-hal tak pasti, semoga senantiasa bisa memperbaiki diri...



Untuk saat ini memang hanya tinggal penyesalan...

Untuk amanah-amanah yang terabaikan, untuk pihak-pihak yang tanpa sengaja ikut menjadi korban, untuk target-target yang sampai saat ini hanya sekedar menjadi pajangan, dan untuk kondisi kesehatan yang juga tak terperhatikan.

SEMOGA SEGERA BANGKIT DARI KETERPURUKAN!!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti adalah Konsekuensi Mencintai

sekilas kurasa 'ada'

"Kalau sudah besar, kamu mau jadi apa, nak?"