Tentang 'abu-abu' tahun itu..

(Menjelang adzan subuh berkumandang)


Entah mengapa, terlintas memori tentang 'abu-abu' pagi ini. tentang episode yang bermula di akhir Juli.
Mengapa harus abu-abu? mengapa bukan nila, jingga, biru atau ungu? entahlah, aku tak tahu... Aku tak menemukan kata-kata untuk membentuk kalimat menjadi paragraf deskripsi maupun narasi yang bisa membuat orang lain mengerti. Tapi aku yakin, kau pasti sangat memahami..

Tak satupun bagian dari peristiwa itu yang terlupa. Bahkan aku masih ingat urutannya. sekali lagi kutekankan, Aku ingat urutannya!! tentang syair-syair yang dulu sempat terdengar syahdu.. tentang bait-bait yang terukir di pohon kayu.. tentang aku!

Aku memang belum menghapus cerita tentangmu 'abu-abu' bukan karena aku tak memiliki keberanian untuk segera membuatnya hilang. tapi karena 'abu-abu' adalah bagian dari kisahku hingga saat ini dan hingga akhir nanti..

akupun tak ingin lupa, walau beragam warna telah ku jumpa.. bukan karena aku terbelenggu olehmu 'abu-abu', sama sekali  bukan!
Tetapi bagiku, "masa lalu adalah pelajaran untuk terus melangkah maju!"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanti adalah Konsekuensi Mencintai

sekilas kurasa 'ada'

"Kalau sudah besar, kamu mau jadi apa, nak?"